Thursday, September 3, 2009

Ramadhan, Gempa dan Kiamat

Hari Rabu kemarin, ALLAH Swt kembali mengingatkan kita, dengan menampakkan kuasanya, keperkasaannya dan keberadaannya dengan sedikit menggerakan bumi, gempa terjadi di Jawa barat, Jakarta dan sekitarnya dengan skala 7,3 SR

Sampai dengan tadi malam, kurang lebih 50 korban meninggal dunia, ratusan luka-luka dan begitu banyaknya rumah yang rusak akibatnya.

Hal ini terjadi di Bulan Ramadhan kali ini, bulan yang harusnya menjadi tempat untuk memohon rahmat, ampunan serta pembebasan api neraka, lalu apa maksud dari ALLAH memberikan gempa ini?

Mari kita sama-sama renungkan, kita cek lagi niat puasa dan ibadah lainnya, apakah setelah 10 hari pertama, puasa kita sudah benar-benar Lillahita’ala, apakah kita masih menghadirkan ALLAH dihati kita, atau barangkalai hati kita ini sudah terlalu banyak cabangnya, mulai dari sibuk memikirkan Kacang, kue lebaran, THR, persiapan mudik, Baju Lebaran dan begitu banyak hal yang menyebabkan kita sibuk dengan masalah tradisi.

Melalui gempa kemarin ALLAH ingin mengingatkan bahwa DIA ada dan seandainya ALLAH mau, DIA bisa menggerakkan bumi lebih dari 7,3 SR tapi ALLAH juga masih menyayangi kita, ....hal itu tidak dilakukannya

Dengan gempa ini pula ALLAH ingin mempertanyakan, masih lengkapkah keimanan kita, percayakah kita dengan keenam rukun iman :
  1. Kita diingatkan lagi bahwa kita masih punya ALLAH sebagai tuhan kita, satu-satunya Tuhan yang wajib kita sembah, sebagai tempat satu-satunya untuk meminta dan berdoa, yang selalu mengawasi niat dan prilaku kita sehari-hari dan ALLAH pun bisa berbuat apa sekehendaknya, milikNya lah manusia dicipta, dan ALLAH pun berhak mengambil nyawa kita kapanpun dan dimanapun.
  2. Kita harus percaya bahwa ada Malaikat sebagai mahkluk yang senantiasa barada di kanan kiri kita untuk mencatat amal, perbuatan dan tingkah laku kita baik yang dilakukan ditempat sunyi atau ramai, gelap atau pun terang tak akan luput cari catatannya.
  3. Kita juga diingatkan bahwa kita harus percaya adnya Nabi Muhammad sebagai utusan ALLAH, sebagai contoh akhlak dan sunnah yang harus kita tiru, sehingga puasa kita kali ini tidak melulu mengerjakan hal-hal yang sifatnya tradisi yang terkadang jauh dari sunnahnya.
  4. Percaya pada isi kandungan Alqur’an, memahami dan menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari .
  5. Diingatkan juga bahwa kita mesti percaya bahwa ada qadha dan qadar yang sudah ditetapkan oleh ALLAH Swt
  6. Terakhir adalah kita harus percaya pada hari kiamat yang datangnya pasti, namun waktunya hanya Allah yang tahu
Khusus mengenai kiamat, coba kita bisa bayangkan gempa 7,3 SR, betapa paniknya kita, ada yang panik keluar rumah, gedung, tempat ibadah, bahkan istana negara yang penjagaannya super ketatpun tak luput dari kehendak ALLAH.

Sahabat Livi,
Akhir-akhir ini banyak sekali buku yang membahas masalah kiamat, ada yang bilang terjadi di 2012, 2014 dan utdz Ikhsan tanjung sendiri dalam salah satu tulisannya menyebut angka 2014 sebagai turunnya Imam mahdi dengan mendasarkan pada hadis-hadis mengenai tanda kiamat.

Apa yang mendasari terbitnya buku-buku ini salah satunya adalah karena ada informasi yang disampaikan oleh NASA (pusat penelitian antariksa) kepada publik bahwa telah ditemukan Asteroid (bintang) yang ukurannya 1/15 nya bumi yang sedang bergerak menuju bumi, diperkirakan menurut hitung-hitungan matematika, kurang lebih 10 tahun lagi tiba dan menghantam bumi dengan mudah, kenapa dikatakan mudah, sebab lapisan ozon/atmosfir sudah robek dimana-mana atau rusak akibat ulah manusia juga, dan ketika menghantam bumi diprediksi akan menimbulkan tubrukan dan guncangan yang dahsyat serta tumpahnya air laut ke daratan, sebuah tsunami yang lebih besar dari yang terjadi di Aceh dan total kerusakan bumi diperkirakan akan mencapai 40%, sehingga hanya 60% sisa permukaan bumi, bisa dibayangkan yang terjadi kemudian...

Mau lari kemana kita, sementara tempat berpijak kita sudah hancur, sehingga tidak ada daya lagi, bagaimana manusia menolong dan ditolong, sedangkan menolong dirinya sendiri saja ia tidak mampu.

Sahabat Livi,
Apa yang telah diperhitungkan oleh penelitian NASA ini sebenarnya telah di beritakan oleh ALLAH dalam surat AL-INFITAAR, mari kita simak tafsir Al Infitaar ini :

  1. Apabila langit terbelah,
  2. dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan,
  3. dan apabila lautan dijadikan meluap,
  4. dan apabila kuburan-kuburan dibongkar,
  5. maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya.
  6. Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah.
  7. Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh) mu seimbang,
  8. dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuh-mu.
  9. Bukan hanya durhaka saja, bahkan kamu mendustakan hari pembalasan.
  10. Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu),
  11. yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu),
  12. mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.
  13. Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti benar-benar berada dalam surga yang penuh kenikmatan,
  14. dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.
  15. Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan.
  16. Dan mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu.
  17. Tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?
  18. Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?
  19. (Yaitu) hari (ketika) seseorang tidak berdaya sedikit pun untuk menolong orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah.
Semoga dengan gempa yang terjadi kemarin kita bisa memetik hikmahnya dan bisa mengembalikan niat puasa kita, kita bisa menghadirkan ALLAH dihati kita, sehingga kita bisa termasuk kepada golongan mutaqqin, yang akan memperoleh pertolongan ALLAH agar terhidar dari hari kiamat dan meraih syurga-Nya. - www.alifiarahmany.blogspot.com

Artikel Terkait



2 comments:

Rachel said...

Allahu Akbar .... Alloh Maha Besar hanya kepadaMu lah hamba bersujud dan percaya.
Mudahan artikel ini menambah keimanan kita.

salam

Rachel said...

Benar sobat,
Semua yang terjadi atau yang akan terjadi semua sudah ada dalam Alquran. Marilah kita lebih berserah diri.
Ada award untukmu sobat .... diambil ya.

Post a Comment