Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Tuesday, December 2, 2008

Kangen

Bu,
Hari ini aku ulang tahun,
Selintas memori bersamamu menemaniku sore ini.
Kuhadirkan cinta dan jutaan kasih sayangmu di hatiku
Memeluku erat, dan sepotong kue coklat berhias strobery

Bu,
Biarkan sesaat aku memandang matamu
Biarkan sesaat aku tenggelam dalam lautan nan teduh
Biarkan sesaat aku bermanja-manja di pangkuanmu
Ya,sesaat saja aku menjadi gadis kecilmu

Bu,
Ijinkan aku bercerita
Seluas waktuku tak bersamamu
Di tengah deru ombak dan angin
Gadis kecilmu ini masih bisa tersenyum menghadapinya

Ibuku sayang,
Jangan lepas dulu pelukanmu
Kue coklatnya belum lagi dipotong
Dan segelas susu hangat kunantikan darimu
Kuingin lebih lama bersamamu

Lihatlah bu,
Gadis kecilmu tak lagi menangis
Sayap kecilnya coba terbang jauh melintasi awan
Menyapa ramah siang dan malam,
Akan selalu begitu hingga senja berakhir

Belum terpuaskan bu,
Hari makin larut
Dan kau semakin jauh pergi dariku
Maafkan aku belum sempat menziarahimu
Hanya mantra doa terbalaskan rinduku


Cilangkap,18 November 2008
Vie tea
www.alifiarahmany.blogspot.com
Baca Selanjutnya...

Tuesday, November 18, 2008

Matahari Tak Pernah Ingkar Janji

Setelah beberapa kali kami membicarakan masalah Blog yang kami beri label Straight Shortcuts ini, maka alhamdulillah pada silaturahmi kami jum’at lalu membuahkan hasil, yakni dengan bergabungnya salah seorang Family kami yang berdomisili di Cilangkap dengan nama pena “Vie Tea”.

Beliau bersedia mempublikasikan karya-karyanya, mulai dari Puisi, Cerita Fiksi maupun kajian-kajian keislaman, oleh karena itu kami merasa sangat berterima kasih atas kesediaannya, kesempatan dan kepercayaannya.

Karya perdana yang disampaikan kepada kami adalah sebuah puisi yang diberi judul “Matahari Tak Pernah Ingkar Janji”, silahkan simak dan mohon apresiasinya :


Matahari Tak Pernah Ingkar Janji

Hari ini matahariku tak bersinar
Iring-iringan mendung nampak mengatur barisan
Silih berganti guntur dan kilat menyambar

Hari ini matahariku tak bersinar
Tak berani aku menyapa
Ku takut seringainya
Meski rindu sapa hangatnya

Matahariku sedang merajuk
Tegur sapaku diabaikan
Dan tertunda sudah sebuah janji

Sudahlah jangan merajuk matahariku…
Pucuk-pucuk perdu dan seluruh penghuni imut
Sejauh mata memandang
Harap,cemas menunggu pesonamu

Ya sudahlah,
Janji akan kutemani
Disetiap langkah kau tebar senyum
Disetiap helaan nafas kau pancarkan hangatmu.

Cilangkap,10.11.08
Vie tea

Sahabat Livi,
Kamu juga bisa seperti Vie tea, sebab kami memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada seluruh sahabat Livi yang ingin menerbitkan karya-karya tulisannya di Straight Shortcuts, syaratnya gampang kok, kamu cuma memasukkan alamat email kamu pada formulir yang sudah kami sediakan di “Ruang Silaturahmi” pada samping kanan ini, kemudian hubungi kami lewat blog ini (www.alifiarahmany.blogspot.com)
Baca Selanjutnya...